About Me

Foto saya
haMba Alloh yang tidak prnah sempurna,,tetapi berusaha berbuat yang terbaik,InsyaAlloh,, =)

Labels

TaMunya egHa...

Followers

BanTu SaudaRa kiTa di PaLesTina ya...

Support Palestine
Tampilkan postingan dengan label Buletin Kemuslimahan KSI Asy Syifa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buletin Kemuslimahan KSI Asy Syifa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Januari 2011

An Nisa : Cinta dan Seorang Muslimah (Edisi bulan November)

Bismillahirohmnirrohiim,,



Assalamu’alaykum,, 

Waa,,nulis ini rasanya deg degan juga. Okey, tulisan ini bukan untuk menggurui, tapi untuk saling mengingatkan sesama saudara. Tulisan ini ada,karena memang kebanyakan kita para muslimah terpikir tentang cinta,,iaa kan.? Jangan dipungkiri atau gengsi lho! H0h0,, Gak tau itu cinta yang sudah dialami dengan pacaran, atau perasaan yang yang dipendam cuma untuk seorang yang istimewa pilihan Alloh nanti. 
InsyaAlloh, tulisan ini bisa jadi sesuatu yg membantu kalian tentang hal tadi,,xp

Umm,,kita awali dengan sebuah cerita iaa,,Cerita tentang Sebuah Apel (dibaca lho,,h0h0)

“Suatu saat di pagi yang cerah. Angin bertiup tenang. Sinar mentari lembut menerangi alam.Tapi sayang, itu semua tidak dapat meredam kegundahan hati sebuah apel yang berada tinggi nun di pucuk. Sejak seminggu lalu Apel itu sibuk berfikir, kenapa aku tidak dipetik orang? Padahal… kulitku licin mulus. Warnaku merah bersinar. Siapa yang melihat pasti meluap-luap seleranya. Pasti mereka terbayang betapa manisnya rasaku. Tapi... kenapa aku tidak dipetik orang?
Apel tersebut memandang ke bawah. Heran, kenapa manusia lebih memilih kawan-kawannya yang berada di bawah sana. Bukankah mereka tidak mendapat udara yang bersih dan cahaya mentari seperti aku yang berada di puncak ini? Bukankah kawan-kawanku itu banyak yang telah rusak karena seranggga?
Apel tersebut bingung memikirkan kenapa rekan-rekannya yang telah banyak tersentuh dan penuh debu menjadi pilihan, bukan dirinya yang belum tercemar dan dijamah orang. Apa kekurangan diriku?
Perasaan rendah diri mulai merasuk. Makin lama makin kuat, diselangi rasa kecewa dan bimbang. Murungnya tidak terbendung lagi. Lalu, pada pagi yang damai dan indah itu, apel tersebut memutuskan menggugurkan dirinya ke tanah. Ketika sudah berada dibawah, hatinya gembira bukan kepalang. Sedetik lagi aku akan dipilih manusia. Warna merahku yang berkilau dan kulitku yang licin mulus ini pasti mencairkan liur mereka.
Sang apel menanti manusia beruntung itu. Sayang sekali, sampai malam tiba, tiada seorang pun datang mengambilnya. Rasa gembira pun bertukar menjadi risau dan sedih.
Siang berganti malam, hari berganti minggu. Kasihan..akhirnya apel tersebut busuk di tanah menjadi makanan ulat dan serangga. Membusuk dan terinjak-injak manusia.”

Nah, Wanita itu ibarat apel. Buah yang gak berkualitas gampang dipetik, dijamah dan diambil orang. Tapi apel yang berkualitas, gak terjangkau dan sulit dijamah orang. Susah dipetik, susah digapai. Mahkota seorang gadis adalah Keimanan dan ketakwaannya. Jadi, kalau hilang iman dan takwanya, hancurlah pesonanya. Wanita sanggup jatuhkan martabat tingginya supaya dijamah orang lain.

Buat saudaraku, wanita shalehah yang tinggi martabatnya… yang terpelihara kehormatan dan izzahnya...
Bersabarlah! Disaat gak ada yang memetik karena ketinggianmu. Janganlah obral jiwamu sampai kamu rela dipetik dan dijamah oleh siapapun. Seperti apel yang mudah dipetik di pinggir jalan. Tungulah, Alloh pasti mengirimkan orang yang bersedia memetikmu di ketinggian. Ketinggian yang hanya bisa dipanjat dengan energi keimanan dan ketakwaaan seseorang.

Ya Alloh… Kutahu, sangat banyak “perhiasan dunia terindah ini” mulai gundah. Gelisah menantikan seseorang. Sepertiga abad penantian kadang gak cukup mendatangkan satria-satria pemetik apel yang dinantikan. Wahai Dzat yang menguasai seluruh makhluk, jangan biarkan muslimah muslimah mulia ini lelah di ketinggian, sampai ia menjatuhkan diri tersungkur dari kemuliaan. Teguhkan hati mereka. Selamatkan mereka Ya Robb,,

Ya Alloh, sebenarnya mereka sangat memerlukan suatu kebaikan yang Engkau turunkan kepada mereka… Robb, anugerahkanlah kepada wanita-wanita sholehah jodoh dan keturunan sebagai penyenang hati. Wallohu a’lamu bishshawab.

Sekarang kita artikan kata ‘Cinta’ini,, Hakikat Cinta itu adalah sebuah amalan hati yang akan terwujud dalam (amalan) lahiriah. Kalau cinta itu sesuai dengan apa yang diridhai Alloh, maka ia bakal jadi ibadah. Sebaliknya, kalau gak sesuai dengan ridho-Nya maka bakal jadi perbuatan maksiat.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengatakan: “Ketahuilah bahwa yang menggerakkan hati menuju Alloh ada tiga perkara: cinta, takut, dan harapan. Dan yang paling kuat adalah cinta, dan cinta itu sendiri merupakan tujuan karena akan didapatkan di dunia dan di akhirat.” (Majmu’ Fatawa, 1/95)

Trus gimana kalau cinta selain Alloh.? Hayooo,,,

Pertama, kalau dia mencintai selain Alloh lebih besar atau sama dengan cintanya kepada Alloh, maka ini adalah cinta syirik, hukumnya jelas haram.

Kedua, kalau dengan cinta kepada selain Alloh membuat kita jatuh dalam maksiat, maka cinta ini adalah cinta maksiat, hukumnya haram.

Ketiga, bila merupakan cinta tabiat (kayak cinta kita pd orangtua dan saudara kita) maka yang seperti ini diperbolehkan. Wallohu’alam

Jadi,,Perasaan suka dan Cinta memang fitrah dari setiap manusia, tapi sebaiknya jangan berlebihan,, Lagi pula lebih baik disimpan untuk seseorang yang Terbaik yang sudah Alloh persiapakan buat kita. Kan sayang kalau perasaan yang luar biasa diobral buat orang yang gak tentu. Jadi simpen aja dulu,,gimana.?hehe saran lho iaa,,
Gak perlu buru-buru mencari pasangan, gak perlu susah-susah mengobral perasaan,, Orang yang terbaik pilihan Alloh sudah ada di kitab Lauhul Mahfudz,,jadi tiggal tunggu saat yang tepat aja ukht,,h0h0

Kalau pingin dapat yang terbaik, kita juga harus berusaha jadi yang terbaik buat Alloh dunk,, ibaratnya, Kalau mau dapat seperti Rasululloh SAW atau Ali bin Abi Tholib, kenapa kita gak berusaha kayak Siti Khodijah, Siti Aisyah, atau Fatimah Az Zahra.? Ayo sama sama usaha,,=)

Naah,,ini ada sedikit tulisan doa seorang muslimah untuk masa depannya,, dapat juga sih,makanya bagi bagi,,hehe Mudah mudahan bermanfaat iaa,,=)

Bila Aku Jatuh Cinta

Allohu Robbi
aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allohu Robbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allohu Robbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allohu Robbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allohu Robbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu...
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

-Egha-
Sumber : twitter @gadisberjilbab

An Nisa : Jilbab Itu....?? (Edisi Oktober)

Bismillah,,



Assalamu’alaykum,,

Ukhtifillah,Alhamdulillah kali ini dapat kesempatan lagi nulis artikel,sekarang tentang hal yang sudah kita tau dari dulu sebagai seorang muslimah, ya jelas dunk, ini kewajiban kita buat ‘Menutup Aurat’. Trus kalau sudah pada tau kog dibahas lagi.? Hehe,,jangan bosan ya tentang hal hal yang menyuruh kita untuk menutup aurat,,Karena ini betul betul suatu kewajiban, dan kewajiban itu datangnya dari Alloh swt, jadi ini gaj bisa dibuat sepele dan main main!!

”...dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung (khimar) ke dadanya..” (QS.An Nur 24:33)
“Wahai nabi! Katakanlah kepada istri istrimu, anak anak perempuanmu, dan istri istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan kain jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yamerng demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak terganggu. Dan Alloh Maha Pengampun Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab 33:59)

Nah,,itu tadi perintah Alloh yang tercantum dalam Al Quran,bahwa termasuk panggilan langit dari Alloh buat kaum Hawa untuk berakhlak islami, punya rasa malu, menutup aurat, dan behijab. Supaya muslimah menghormati dirinya sendiri dan menjaga mata yang lain dari hal hal yang buat dilihat.

Sekarang pertanyaaannya, jilbab itu apa sih,,?Umm,,baiklah ini sedikit penjelasan tentang jilbab.

Syaikh Bakar Abu Zaid, dalam bukunya Hirasatul Fadhilah menjelaskan, “Bentuk jama’ dari kata jilbab adalah jalabib,yang artinya baju kurung yang tebal yang dipakai wanita dari kepala sampai kedua kakinya dan menutup seluruh tubuhnya termasuk pakaian dan perhiasan yang dipakainya.” Ringkasnya,,Hehe jilbab itu sejenis baju sejenis baju kurung yang lapang bisa menutup seleuruh tubuh wanita.
Aurat wanita yang disepakati oleh para Ulama yaitu seluruh tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan.Rasululloh Saw pernah bersabda: “Hai Asma! Sesungguhnya seorang prempuan apabila telah datang waktu haidh,tidak patut diperlihatkan tubuhnya melainkan ini dan ini (Rasululloh berkata sambil menunjuk muka dan kedua telapak tangannya hingga hingga pergelangannya).”

Sekarang yang termasuk kriteria jilbab itu adalah:
1. Meliputi seluruh tubuh (kecuali telapak tangan dan wajah)
2. Bukan berupa perhiasan dalam bentuk pakaian
3. Kainnya tebal dan tidak tembus pandang
4. Longgar dan tidak sempit
5. Tidak diberi wangi wangian
6. Tidak menyerupai pakaian laki laki seperti celana,,hihi
7. Tidak menyerupai pakaian khas wanita khafir
8. Tidak merupakan pakaian yang menarik perhiasan/dianggap aneh

Alloh itu memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya,,=) Nah,,yang pastinya manfaat jilbab itu:

Selamat dari adzab Alloh (adzab neraka),,hiii naudzubillah

“Ada 2 macam penghuni neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya. Sekelompok laki laki yang memegang cemati laksana ekor sapi, mereka mencambuk manusia dengannya.Dan wanita wanita yang berpakaian tapi telanjang, sesaat dan menyesatkan, yang di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka (wanita seperti ini)tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya. Padahal bau surga itu tercium dari jarak yang jauh. ” (HR.Muslim)

Terhindar dari Pelecehan ,,pastinya!=)

Sabda Rasululloh, “Sepeninggalanku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki laki dari pada perempuan.”(HR.Bukhari)
Menghindari Kecemburuan Laki laki
“Alloh itu cemburu dan orang beriman juga cemburu. Kecemburuan Alloh adalah apabila seseorang mukmin menghampiri apa yang diharamkannya.”(HR.Muslim)
Kalau jilbab ditinggalkan, rasa cemburu laki laki bakal hilang.Sehingga kalau terjadi pelecehan gak bakalan ada yang membela.

Akan Seperti Bidadari Surga

Dengan berjilbab, perempuan bakal punya sifat seperti bidadari surga. Yaitu, menundukan pandangan, gak pernah disentuh sama yang bukan mahramnya, yang senantiasa di rumah buat menjaga kehormatan diri. Perempuan inilah yang sangat berharga,,=)

Sippirilli!!,, sekarang kalau teman teman yang sebelumnya gak tau hukum menutup aurat,dan sekarang udah tau, ayo langsung kita kerjakan. Jangan dipungkiri lho,, Lebih baik orang yang gak melakukanya karena gak tau sama sekali,, dari pada orang yang udah tau hukumnya tapi gak melakukannya sama sekali,,nanti bisa masuk kategori ‘ciri orang munafik’-ànaudzubillah,,

Jangan bilang juga kalau lagi menunggu hidayah datang.Waa,,aduh ada ada aja! Karena hidayah itu gak datang dengan sendirinya, tapi perlu kita mencarinya,,=) . menutup aurat dengan berjilbab itu dijamin gak buat buat kalian para muslimah keliatan cupu dan gak cantik,,! Tapi malah sebaliknya. Muslimah yang berjilbab malah terlihat lebih cantik karena bisa menjaga kehormatannya. Eeiitss,,gak Cuma kitanya yang dijilbabi, tapi akhlaq yang berjilbab juga makin terlihat cantiik,,=) hihi betul kan.? (-Egha-)

Sabtu, 03 Juli 2010

Jangan Takut Pakai Jilbab,,JADILAH CAHAYA DI TENGAH KEGELAPAN..

Bismillahirrakmanirrahiim..

Alhamdulillah,tgl 13 Desember 2009 KSI Asy-Syifa FK UNLAM ngadain acara talk show tentang jilbab temanya Shiny in Your Veil,, jadi narasumbernya dr.Siti Wasilah dan Teh Neni,,ada bedah buku juga,judul bukunya Rahasia Kotak Kecantikan.,penulisnya Teh Ninih istri AA Gym,,
Haha,,sudah lama banget ya,, Afwan baru ega postingkan di Blog..hehe



Menutup aurat merupakan perintah ALLAH swt kepada muslimah sebagaimana tertera pada ayat:
"...dan hendaklah mereka menutukan kain kudung (Khimar)kedadanya.."(Qs An-Nur 24:31)

"Wahai nabi! Katakanlah kepadaisti-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, Hendaklah mereka mengulurkan kain jilbabnya keseluruh tubuh mereka. Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenal, sehingga mereka tidak diganggu. dan ALLAH Maha Pengampun Maha Penyayang."(QS.Al-Ahzab 33:59)



Jilbab ialah sejenis baju kurung yang Lapang yang dapat menutup seluruh tubuh wanita.
Adapun kriteria jilbab adalah sebagai berikut:
1.Meliputi seluruh tubuh (kecuali telapak tangan dan wajah)
2.Bukan berupa perhiasan dalam bentuk pakaian.Artinya bukan berupa bordiran,batik,dan motif.
3.Kainnya tebal dan tidak tembus pandang
4.Longgar dan tidak sempit
5.Tidak diberi wangi-wangian
6.Tidak menyerupai pakaian laki-laki
7.Tidak menyerupai pakaian khas wanita khafir
8.Tidak merupakan pakaian yang menarik perhatian ataupun dianggap aneh.

ALLah memerintahkan sesuatu pasti ada manfaatnya.Manfaat dari berjibab adaah:
(penjelasannya nyusul iaa..hehe)

1.Selamat dari adzab Allah (adzab neraka)
"Ada dua macam penghuni neraka yang tak pernah kulihat sebelumnya: Sekelompok laki-laki yang memeganh cemeti laksana ekor sapi,mereka mencambuk manusia denngannya.Dan wanita-wanita yang berpakaian tapi telanjang,sesat dan menyesatkan,yang di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta.Mereka (wanita-wanita seperti ini) tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya.Sedangkan bau surga itu tercium dari jarak yang jauh."(HR.Muslim)
Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "wanita-wanita berpakaian tapi telanjang"ialah mereka yang menutup sebagian tubuhnya dan menampakkan sebagian lainnya dengan maksud menunjukkan kecantikannya.

2.Terhindar dari pelecehan
Banyaknya pelecehan seksual terhadap kaum wanita ialah akibat tingkah laku mereka sendiri.Karena wanita merupakan fitnah (godaan)terbesar.Sebagaimana sabda Nabi Muhammad Saw,"sepeninggalanku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita."(HR.Bukhari)

3.Menghindari kecemburuan laki-laki
Sifat cemburu adalah sifat yang telah ALLAH swt tanamkan kepada hati laki-laki agar lebih menjaga harga diri wanita yang menjadi mahramnya.Cemburu merupakan sifat terpuji dalam islam.
"ALLAH itu cemburu dan orang-beriman juga cemburu.Kecemburuan ALLAH adalah apabila seorang mukmin menghampiri apa yang diharamkan-Nya."(HR Muslim)
Bila jilbab ditinggalkan,rasa cemburu laki-laki akan hilang.4ehingga jika terjadi pelecehan tidak akan ada yang membela.

4.Akan seperti BIDADARI surga
"Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya,mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya."(QS Ar-Rahman:56)
"Mereka laksana permata yakut dan marjan."(QS Ar-Rahman:58)
"Mereka laksana telur yang tersimpan rapi."(QS Ash Shaffat:49)
Dengan berjilbab,wanita akan memiliki sifat seperti bidadari surga.Yaitu menundukkan pandangan,tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya,yang senantiasa di rumah untuk menjaga kehormatan diri.Wanita inilah yang amatlah berharga.

Minggu, 16 Mei 2010

An Nisa : Dengan menjadi Muslimah, Kamu Sudahlah Mulia (edisi bulan Mei)

Bismillahirrahmanirrahiim


Kebahagian hakiki adalah kerelaan hati,kelegaan nurani, ketenangan jiwa, kegembiraan sukma,kelapangan dada, kedamaian suasana, kelurusan budi pekerti dan kesantunan prilaku yang disertai ketulusan hati dan rasa cukup dalam menerima segala yang ada.

Dengan Menjadi Seorang Muslimah, Kamu Sudah Mulia

Setiap musibah yang menimpamu karena keteguhanmu di jalan Allah, atas seizin Nya akan menjadi penebus dosa. Bergembiralah dengan kabar yang tersurat dalam sabda Rasulullah saw ini, ”Apabila seorang perempuan taat kepada Tuhannya, mendirikan sholat lima waktu (yang menjadi kewajiban), dan menjaga kehormatannya, maka ia akan masuk surga Tuhannya.”

Semua itu mudah bagi mereka yang mendapat kemudahan dari Allah. Maka, laksanakanlah amalan-amalan yang mulia tersebut untuk bekalmu menghadap Tuhan Yang Maha Pengasih kelak dan demi kebahagiaanmu di dunia dan di akhirat. Taatilah syariat dan berpegang teguhlah pada al-Qur’an dan sunah Nabi-Nya, agar kamu menjadi seorang muslimah sejati. Itulah kemuliaan dan kebanggaanmu yang tak terkira harganya. Allah telah memilihmu menjadi seorang muslimah, pengikut ajaran nabi Muhammad saw dan peneladan jejak langkah Aisyah ra, Khadijh ra, dan Fatimah ra.

Selamat berbahagia...! karena kamu telah mendirikan shalat liam waktu, berpuasa Ramadhan, melaksanakan ibadah haji,dan mengenakan jilbab.

Selamat berbahagia...! karena kamu telah rela menerima Allah sebagai Tuhanmu, Islam sebgai agamamu,dan nabi Muhammad saw sebagai Rasul-Nya.

♥ Penawar hatimu terdapat di dalam wahyu ; Al-Qur’an dan hadis-hadis Rasulullah.
Ketenramanmu tersimpan di dalam keimanan,
Kebahagian hatimu terdapat dalam sholat,
Ketulusan hatimu terdapat pada keridhaan,
Ketenangan jiwamu tergantung pada kerelaanmu dalam menerima setiap yang terjadi,
Kecantikan wajahmu terdapat pada senyumanmu,
Keamanan martabatmu terdapat dalam hijab,
Ketentraman pikirmu terdapat dalam zikir.

♥ ”Jadilah engkau pemaaf, serulah orang-orang mengerjakan kebaikan dan berpalinglah dari pada orang-orang yang tidak memahaminya.”(QS. Al-A’raf:199)

♥ Dengan kecantikanmu, kamu lebih indah dari matahari,
Dengan akhlakmu, kamu lebih harum dari aroma minyak misik,
Dengan rendah hatimu, kamu lebih mulia dari bulan, dan
Dengan kelembutanmu, kamu lebih lembut dari rintik hujan.
Maka, jagalah kecantikanmu dengan keimanan, kerelaanmu dalam menerima apa yang ada dengan senang hati, dan harga dirimu dengan jilbab.

♥ Ketahuilah, Perhiasanmu bukanlah emas atau perak, tetapi dua rakaat menjelang Subuh, dahagamu di tengah hari yang panas saat berpuasa, dermamu yang tersembunyi dan hanya diketahui oleh Allah semata, air mata tobat, sujud panjang di atas karpet ibadah dan rasa malumu kepada Allah tatkala tergoda oleh bisikan nista dan ajakan setan. Pakailah pakaian takwa, maka kamu akan menjadi wanita tercantik di dunia, meskipun baju kamu sobek. Pakailah mantel kesantunan, supaya kamu menjadi wanita tercantik di dunia, walaupun kamu tak memakai alas kaki.


YA...!

Ya…untuk senyuman indahmu yang menghembuskan cinta dan mengalirkan kasih sayang kepada sesama

Ya…untuk ucapan-ucapan baikmu yang membangun persahabatan sejati dan menjauhkan rasa dengki

Ya…untuk dermamu yang membahagiakan si miskin, menyenangkan si fakir dan mengenyangkan si lapar

Ya…untuk selalu bersanding dengan al-Qur’an seraya membaca,menghayati, dan mengamalkannya sambil bertobat dan beristigfar

Ya…untuk senantiasa berzikir, beristighfar, memanjatkan doa, dan memperbaiki tobat

Ya…untuk rasa malu dan hijabmu yang diperintahkan Allah. Itulah satu-satunya cara untuk memelihara kesucian dan kehormatanmu.

Ya…untuk bergaul dengan wanita-wanita yang baik yang selalu takut pada Allah, mencintai agama, dan menjunjung tinggi nilai-nilainya.

Ya…untuk berbakti kepada kedua orangtua, menyambung silahturahmi, menghormati tetangga, dan menyantuni anak yatim

Ya…untuk membaca dan menelaah buku-buku yang bermutu dan bermanfaat


Tidak …!

Tidak…untuk menyia-nyiakan usiamu dengan hal-hal yang tak berguna: misalnya suka membalas dendam dan berdebat tentang perkara-perkara yang tiada manfaat

Tidak…untuk mendewakan harta dan berupaya menimbunnya dengan mengorbankan kesehatan, kebahagian, tidur nyenyak, dan istirahatmu

Tidak…untuk mencari-cari kesalahan orang lain, mengunjingnya, dan melupakan kesalahan diri sendiri

Tidak…untuk tenggelam dalam kenikmatan hawa nafsu dan menuruti segala yang diinginkannya

Tidak…untuk menghabiskan waktu dengan para pengangguran dan bermain-main yang tidak mendatangkan faidah

Tidak...untuk mengingat musibah yang telah berlalu, bencana yang telah lewat, dan kesalahan yang telah terjadi.

Tidak...untuk melupakan akhirat dan bekal untuknya, serta mengabaikan keberadaannya.

Tidak...untuk menghambur-hamburkan harta dalam perkara-perkara yang diharamkan, hura-hura, dan kemaksiatan.

An Nisa : Habis Gelap Terbitlah Terang (edisi bulan April)

 Bismillahirrahmanirrahiim

alhamdulillah,,akhirnya keinginan egha kesampaian juga. Adanya buletin khusus akhwat dari departement Kemusliahan KSI Asy Syifa. Ini disetuju sama Ketua KSI kita, Nurprianto,,syukron akhi,,

edisi pertama terbit bulan April,tepat saat hari Kartini. Jadi tema buletinnya juga tentang emansipasi wanita dan Islam,,

Habis Gelap Terbitlah Terang

21 April adalah hari bersejarah bagi bangsa Indonesia,terutama bagi kaum wanita, dimana tanggal tersebut merupakan peringatan untuk mengenang R.A Kartini yang telah memperjuangkan kedudukan kaum Hawa terutama dalam dunia pendidikan.
Tapi dalam sejarah beliau yang kita ingat dengan kata-kata “Habis Gelap Terbitlah Terang” dan juga merupakan judul buku dari kumpulan surat-surat beliau ini ternyata memiliki sejarah yang luar biasa.
R.A Kartini semasa hidup beliau, selalu ingin memperjuangkan kaum wanita untuk bisa setara kedudukannya dengan kaum laki-laki pada masa itu. Awalnya beliau sempat tertarik pada beradaban Eropa yang beliau anggap sebagai beradaban terbaik untuk dicontoh.
Pengalaman tidak menyenangkan R.A Kartini dengan guru mengajinya yaitu Ibu guru mengajinya memarahi dan menyuruhnya keluar karena Kartini menanyakan makna ayat Al Qur'an yg dibacanya tadi, membuat beliau mengirimkan surat kepada “sahabatnya” Stella.

Inilah kutipan suratnya kepada Stella tertanggal 6 November 1899 dan kepada Abendanon tertanggal 15 Agustus 1902 ; "Mengenai agama Islam, Stella, aku hrs menceritakan apa. Agama Islam melarang umatnya mendiskusikannya dgn umat agama lain. Bagaimana aku dapat mencintai agamaku kalau aku tidak mengerti dan tdk boleh memahaminya. Al Qur'an terlalu suci, tdk boleh diterjemahkan ke dlm bahasa apapun. Di sini tdk ada yg mengerti bahasa Arab. Orang-orang disini belajar membaca Al Qur'an tetapi tdk mengerti apa yg dibacanya. Kupikir, pekerjaan orang gilakah, orang diajar membaca tapi tdk mengerti apa yg dibacanya. Sama saja halnya spt engkau mengajar aku membaca buku berbahasa Inggris, aku hrs menghafal kata demi kata, tetapi tdk satupun kata yg kau jelaskan kepadaku apa artinya. Tidak jadi soleh pun tdk apa-apa asalkan jadi orang baik hati, bukankah begitu Stella..?? "

Sampai pada suatu ketika Kartini berkunjung ke rumah pamannya, seorang Bupati Demak. Saat itu sedang berlangsung pengajian bulan khusus utk anggota keluarga. Kartini ikut mendengarkan pengajian bersama Raden Ayu yg lain dari balik Khitab (tabir). Kartini tertarik kpd materi yg sedang diberikan, tafsir Al Fatihah, oleh Kyai Shaleh Darat,ulama besar yg sering memberikan pengajian di beberapa kabupaten di sepanjang pesisir utara. Kyai tersebut sangat kagum saat Kartini bertanya dengan petanyaan yang sangat diplomatis, " Kyai perkenankan saya menanyakan sesuatu, bagaimanakah hukumnya apabila seseorang yang berilmu namun menyembunyikan ilmunya..?. Kyai Saleh Darat kemudian menterjemahkan Al Qur’an kedalam bahasa Jawa,beliau menghadiahkan Al Qur’an itu kepada Kartini saat Kartini menikah.

Setelah pengajian tsb terjadilah perubahan besar dalam diri Kartini. Kini ia mulai memahami Islam. Coba simak beberapa suratnya lagi ; " Sudah lewat masanya, tadinya mengira bhw masyarakat Eropa itu benar-benar satu-satunya yg paling baik tiada taranya, maafkan kami, tetapi apakah Ibu sendiri menganggap masyarakat Eropa itu sempurna..?? Dapatkah Ibu menyangkal bhw dibalik hal yg indah dlm masyarakat Ibu terdapat banyak hal yg sama sekali tdk patut dinamakan peradaban ?? " (kepada Ny Abendanon, 27 October 1902)

Dalam surat Al Baqarah Ayat 257, Kartini menemukaan kata-kata yg amat menyentuh nuraninya ;
"Orang-orang yg beriman dibimbing Allah dari gelap menuju cahaya (Minadzdzulumaati Ilaan Nuur )".
Kartini amat terkesan dgn ayat ini, karena beliau merasakan sendiri proses perubahan dirinya, dari pemikiran jahiliyah kepada pemikiran terbimbing oleh Nuur Ilahi.Dan sebelum wafatnya Kartini, dalam banyak suratnya mengulang kata-kata" Dari gelap menuju cahaya ", yg ditulis dalam bahasa Belanda sebagai" Door Duisternis Toot Licht ". Yang kemudian dijadikan kumpulan surat Kartini oleh Abendanon yang sama sekali tidak mengetahui bahwa kata-kata itu dikutip dari AlQur'an. Ditambah lagi diterjemahkan sebagai "Habis Gelap Terbitlah Terang" oleh Armijn Pane.

EMANSIPASI DAN ISLAM

"Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar".

Imam Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan riwayat dari Ibnu Abbas ra bahwa ayat ini turun berkenaan dengan pertanyaan para wanita: “Mengapa dalam Al-Qur’an disebutkan para laki-laki sementara para wanita tidak?” Maka turunlah ayat ini.

Jauh Sebelum mempoklamirkan emansipasi wanita, Islam telah lebih dahulu mengangkat derajad wanita dari masa pencampakan wanita di era jahiliah ke masa kemulaian wanita. Dari ayat di atas kita bisa melihat betapa Islam tidak membedakan antara wanita dan laki-laki. Semua sama di hadapan Allah.swt, dan yang membedakan mereka di hadapan Allah adalah mereka yang paling bertaqwa, taqwa dalam artian menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangnnya.

Makna emansipasi wanita yang benar, adalah perjuangan kaum wanita demi memperoleh hak memilih dan menentukan nasib sendiri. Sampai kini, mayoritas wanita Indonesia, terutama di daerah pedesaan dan sektor informal belum menyadari makna dari emansipasi wanita itu sendiri, akibat normatif terbelenggu persepsi etika, moral, dan hukum genderisme lingkungan sosio-kultural menjadi serba keliru. Belenggu budaya itulah yang harus didobrak gerakan perjuangan emansipasi wanita demi memperoleh hak asasi untuk memilih dan menentukan nasib sendiri.

Di hari Kartini ini, mari kita meneropong kebelakang melihat kembali wanita-wanita yang berjaya pada awal-awal berdirinya Islam, mereka adalah Aisyah binti Abu Bakar(wafat 58 H), Hafsah binti Umar (wafat 45 H), Juwairiah binti Harits bin Abu Dhirar (wafat 56 H), Khadijah binti Khuwailid (wafat 3 SH), Maimunah binti Harits (wafat 50 H/670 M), Ummu Salamah (wafat 57 H/676 M), Zainab binti Jahsy (wafat 20 H), Fatimah binti Muhammad (wafat 11 H), Ummi Kultsum binti Muhammad (wafat 9 H/639 M), Zainab binti Muhammad (wafat 8 H.) dan lain sebagainya. Merekalah yang telah memberikan suri tauladan yang sangat mulia untuk keberlangsungan emansipasi wanita, bukan saja hak yang mereka minta akan tetapi kewajiban sebagai seorang wanita, istri,anak atau sahabat mereka ukir dengan begitu mulianya. Seperti telah disinggung di atas, dalam pandangan Islam wanita yang baik adalah wanita yang seoptimal mungkin menurut konsep al-qur’an dan assunnah. Ialah wanita yang mampu menyelaraskan fungsi, hak dan kewajibannya:
-Seorang hamba Allah ( At-Taubah 71)
-Seorang istri (An-Nisa 34)
-Seorang ibu (Al-Baqoroh 233)
-Warga masyarakat (Al-furqan 33)
-Da’iyah( Ali Imran104 -110)

Islam juga telah mengabadikan nama wanita yang dalam bahasa Arab An-nisa (النساء) ke dalam salah satu surat dalam Al-quran, dan islam juga tidak melarang wanita untuk berperang atau berjihad di jalan Allah.Swt melawan orang-orang kafir, dalam hadits yang diriwayatkan oleh seorang sahabat wanita terkemuka Ar-Rubayyi’ binti Mu’awwidz ra berkata :“Kami pernah bersama nabi SAW dalam peperangan, kami bertugas memberi minum para prajurit, melayani mereka, mengobati yang terluka, dan mengantarkan yang terluka kembali ke Madinah.” Ummu Haram ra, yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra , dimana ia berkata:
“Nabi SAW bersabda : “Sejumlah orang dari ummatku menawarkan dirinya sebagai pasukan mujahid fi sabiliLLAH. Mereka mengarungi permukaan lautan bagaikan raja-raja di atas singgasananya.” Lalu tiba-tiba Ummu Haram ra berkata: “Ya RasuluLLAH, doakan saya termasuk diantara mereka itu.” Lalu Nabi SAW mendoakannya…”

Para wanita yang dalam Islam sangat dihormati dan dimuliakan digugat. Aturan-aturan Islam yang tinggi dan sempurna dituding sebagai biang keladi ‘terbelakangnya’ para wanita Islam. Musuh-musuh Allah yang lantang meneriakkan isu hak asasi, kebebasan, modernisasi, dan persamaan inipun menyerang masalah poligami,hak menthalaq, hak warisan, masalah hijab, dan sebagainya sebagai hal-hal yang melemahkan Islam. Islam dikatakan telah merendahkan harkat dan martabat wanita, sedang Barat lah yang mengangkat dan memuliakannya.

Pada akhirnya kita sebagai wanita mulimah untuk selalu menyiapkan dan meningkatkan kualitas keislaman kita, agar kita tidak terpengaruh dengan slogan- slogan barat yang akan menghancurkan pilar-pilar Islam dan menyilaukan mata kita.

Selamat hari Kartini semoga wanita Indonesia bisa lebih meningkatkan khazanah keislamannya dan menghasilkan karya-karya besar untuk kemajuan Indonesia dan Islam pada umumnya. (dikutip dari tulisan:Mukhlas Al Bastamy )

Pages